Sejarah

Sekolah Teknik Menengah (STM) Tanjung Enim didirikan secara resmi pada tanggal 17 September 1965. Diawal berdiri STM Tanjung Enim hanya memiliki dua kompetensi keahlian yakni Teknik Mesin dan Teknik Listrik. Pada tahun 2008 STM Tanjung Enim resmi bergabung dengan BAF (Bukit Asam Foundation) dan berganti nama menjadi SMK Bukit Asam. Sejak bergabung dengan BAF semua guru dan karyawan menjadi guru Yayasan Bukit Asam. Di tahun yang sama SMK BA menambah satu kompetensi kejuruan yakni Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

Pada Tahun Pelajaran 2011 – 2012 terjadi perubahan kurikulum yang menyebabkan beberapa perubahan yaitu:

  1. Teknik Mesin berubah menjadi Teknik Otomotif sebagai program keahlian dengan Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR).
  2. Teknik Listrik berubah menjadi Teknik Ketenagalistrikan (TKL) sebagai Program Kompetensi dengan Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL).
  3. Terbentuk Kompetensi Keahlian Geologi Pertambangan (GP) 3 tahun.

Pada Tahun Pelajaran 2013 – 2014 SMK Bukit Asam menambah satu Kompetensi Keahlian untuk Teknik Otomotif yakni Teknik Sepeda Motor (TSM) dan pada Tahun Pelajaran 2016 – 2017 SMK Bukit Asam menambah dua Kompetensi Keahlian lagi yakni Teknik Alat Berat (TAB) dan Teknik Pembangkit Tenaga Listrik (TPTL).

Pada tahun pelajaraan 2017 – 2018 SMK Bukit Asam menambah lagi satu Kompetensi Keahlian lagi yakni Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) sedangkan Kompetensi Keahlian Geologi Pertambangan (GP) menjadi 4 tahun. Sehingga dari awal berdiri sampai sekarang SMK Bukit Asam memiliki 4 Program Keahlian dengan 8 Kompetensi Keahlian.